Puncak Gunung Ciremai dapat dicapai melalui banyak jalur
namun jalur yang terkenal dan paling banyak di pilih oleh para pendaki ialah
jalur Linggarjati & Palutungan di kabupaten Kuningan dan jalur Apuy yang
terletak di kabupaten Majalengka, dan jalur yang saya pilih di pendakian kali
ini Jalur Linggarjati selain yang paling mudah di akses jalur ini pun menjadi
jalur yang paling favorit bagi para pendaki Gunung Ciremai, bahkan ada
pribahasa di kalangan para pendaki “ Tidak sah kalau mendaki Gunung Ciremai
bukan lewat jalur Linggarjati” memang pas pribahasa tersebut untuk gunung yang
memang jadi gunung tertinggi di Jawa Baret tersebut, karena dari jalur
Linggarjati kita mendaki benar2 dari ketinggian paling rendah di bandingkan
jalur pendakian lainnya.
yup itu lah Gunung Ciremai ..
Oke inilah petualangan saya selanjutnya di Gunung yang
memang paling luar biasa di Jawa Barat, pesan saya untuk para pendaki gunung
yang satu ini jangan pernah menyombongkan diri bila mau mendaki ke gunung ini
walaupun kalian pernah mendaki gunung yang jelas2 lebih tinggi dari Gunung
Ciremai, karena yang saya alami kerena merasa sudah biasa naik gunung dan
menargetkan untuk tracking sampai Pos Pengasinan (pos terakhir sebelum puncak)
baru mendirikan tenda ternyata kenyataannya saya dan teman2 hanya sanggup
tracking sampai pos Pangalap di hari pertama yang kurang lebih kami tempuh
sekitar 8 jam perjalanan dari jam 9 pagi – jam 5 sore, dan perlu kalian tahu
pos pangalap ini hanya terletak sekitar sepertiga dari puncak Ciremai atau bisa
di simpulkan seharian kami tracking hanya sanggup sampai di pos 4 X_X dan karena itulah saya berpesan jangan pernah
menyombongkan diri di gunung yang satu ini atau gunung mana pun.
Liburan semester kali ini saya dan tentu bersama sahabat
saya yang sudah 3 kali menemani pendakian saya yaitu Defri Junaedi yang selalu
memaksakan temannya untuk di panggil junod atau ipang ini
Bisa di
buktikan dari postingan saya sebelumnya di :
- Pendakian Puncak Mahameru yang luas biasa
- Pendakian Gunung Cikuray & Pengalaman yang bikin merinding
Dan satu lagi teman kampus saya yaitu Andika Van dika Varis
Van Java yang sebenarnya mempunyai nama asli Andika Fajar Pratama untuk
merencanakan pendakian di liburan semester ke Gunung Ciremai dan ternyata di
tengah perencanaan kami ada 2 teman saya yaitu Ato alisan Calang (menang dia
sangat nyaman di panggil seperti itu “CALANG” , padahal calang menurut EYD
yaitu kondisi dimana telur tidak berhasil beradaptasi dengan lingkungan yang
menyebabkan janin yang di dalam telur itu mengalami pembusukan dan yang
berakibat telur tidak bisa menetas dan janin pun membusuk di dalam telur yang
kalo telur itu di pecahkan baunya bisa
mencapai radius 10 KM =)) ) dan satu lagi teman saya yaitu Gevenk alisan
Maulana.
Untuk pendakin kali ini dan untuk pertama kali saya
mencarter kendaraan sejenis elf untuk bisa mencapai ke Pos pertama pendakian
Ciremai tepatnya di Desa Linggarjati, selain lebih nyaman tentunya lebih
efisiensi waktu
“Untuk
kalian yang mau menggunakan jasa Elf bisa Kontak saya langsung di jamin pelayanannya
pasti memuaskan dan tentu harga yang cukup bersahabat (y) “
Sekitar 3-4 jam perjalanan dari meeting point kami di
terminal Kampung Rambutan kami sampai di desa linggarjati atau pos pertama.
Hari pertama
Pos 1 Camp
Linggarjati
Camp Linggarjati |
Desa Linggarjati, disini kalian bisa melengkapi logistik
atau pun peralatan yang masih kurang, karena di pos satu ini tersedia banyak
warung makan, toilet, Musolah dan outlet outdoor tentunya,
di pos ini juga kita
di wajibkan mengisi formulir pendakian di Camp Linggarjati dan tentunya megurus
SIMAKSI pendakian, untuk satu orang pendaki di kenakan biaya Rp. 50.000 cukup
mahal emang tapi kelebihannya mendaki ke Gunung Ciremai kita mendapatkan
Sertifikat Pendakian tidak biasa emang tapi cukup berharga untuk
kenang-kenangan kita di masa tua nanti :D .
Mengisi form SIMAKSI |
Dari pos 1 kita berjalan sekitar 20 menit mencapai Pos
Cibunar, di pos ini pun tersedia warung, pangkalan Ojeg, Toilet dan sumber air
terakhir yang melimpah usahakan bawa air yang cukup dari sini. Di pos cibunar
pun ada ranger yang melakukan pengecekan SIMAKSI , track yang akan kita lawati masih cukup terbuka dan tidak terlalu basah.
Pos Cibunar |
Pos 2 Kondang Amis
(1.225 mdpl)
Dari cibunar sekitar 2 jam perjalanan santai kita bisa
mencapai pos 2, disini tersedia Shelter yang cukup luas berbentuk bangunan semi
permanen, dan ada juga warga desa yang berjualan nasi bungkus dan gorengan
disini jadi bisa break santai menikmati alam dan sambil ngunyah nasi yang
cukup lezat tentunya sambil absen dulu ke sang pemilik semunya yaitu Illahi Rabbi .
Kondang Amis |
Setelah cukup ISOMA kami pun melakukan perjalanan dan
cuacanya pun mulai berkabut dan gelap kondisi track yang makin rapat dan basah
yang meharuskan kita lebih exstra fokus hati2 dan selalu berdoa tentunya. Dari
sini ada cukup track yang berbonus lumayan lah buat meregangkan otot yang di
genjot terus dari tadi hehe.
Pos 3 Kuburan Kuda
Dari pos kondang amis sekitar 2 jam perjalanan santai kita
bisa mencapai pos selanjutnya yaitu kuburan kuda, di pos ini tersedia tempat
yang cukup luas juga sekitar 4-5 tenda bisa di dirikan di sini. Atmosfir yang
cukup negatif membuat kami tidak berlama-lama disini
Pos 4 Pangalap (1.325
mdpl)
Pos Pangalap |
Dari pos Kuburan Kuda sekiatar 2 jam perjalanan santai kita
bisa mencapai Pos selanjutnya yaitu Pangalap, di pos ini tersedia area yang
cukup luas untuk mendirikan tenda , dan karena perjalan saya di hadang cuacanya
yang cukup extrem hujan lebat dan angin kencang dan akhirnya kami pun
memutuskan untuk mendirikan tenda di Pos ini selain karena waktu pun sudah
sangat sore. Untuk besok di putuskan meninggalkan semua peralatan dan
tenda di sini dan melakukan tracking
hanya bawa daypack dengan air 6 liter makanan instant dan snack lainnya, karena
tidak memungkinkan besok hari melakukan tracking dengan peralatan dan tenda di
bawa kembali semuanya , karena kita sudah cukup tahu track nya yang memang
kejam di jalur linggarjati ini X_X selain karena fisik kita pun cukup menurun.
Hari kedua
Setelah bercanda ria di pagi hari dan tentu nya perut
pun sudah di isi penuh dengan cukup
energi walau tadi semalem sempet ada pembicaraam MISION FAILED alisan besok
pendakian tidak di lanjutkan karena alasan teman yang kondisinya cukup tidak
baik (ingat pendakian yang berhasil itu kembali berhasil membawa turun teman
semuanya dengan selamat, bukan puncak) tepat jam 8 pagi pun kami melanjutkan
tracking dan tentunya dengan barang bawaan yang di pangkas abis, berharap bisa
cepat ternyata sama aja =D .
Pos 5 Tanjakan
Bingbin (1.735 mdpl)
Tanjakan bingbin |
Sekitar 1 jam perjalanan kita sampai di pos selanjutnya
yaitu tanjakan bingbin, track dari sini selanjutnya semakin terjal dan semakin
memanjat, kondisi track yang basah dan tanah merah membuat jalan harus lebih
exstra hati2.
Pos 6 Tanjakan Seruni
(1.825 mdpl)
Pos Tanjakan Seruni |
Di pos ini terdia tanah yang cukup luas untuk mendirikan
tenda sekitar 5 tenda bisa di dirikan di sini, dan merupakan tempat satu2 nya
yang datar karena makin ke atas akan makin menanjak dan sama sekali tidak ada
bonus, track yang makin basah hutan yang makin padat kondisi track pun semakin
licin karena kemiringan bisa mencapai 800 , dari pos sebelumnya
untuk mencapai ke pos tanjakan seruni di tempuh sekitar 1 jam perjalan,
tentunya barang bawaan yang hanya membawa 2 daypack.
Pos 7 Bapa Tere
(2.025 mdpl)
Pos Bapa Tere |
Sekitar 1 jam lebih kita bisa mencapai pos selanjutnya yaitu
the Icon Mountain Ciremai Bapa tere =D , yup pendaki ciremai pasti bahan cerita
utama mereka si Bapa tere tersebut, memang tidak pantas kalo di sebut tanjakan
bapa tere lebih pas gelayutan bapa tere haha.
Tidak terlalu tinggi memang hanya sekitar 20 meter kita
sudah bisa melewatinya, namun sebelah kiri jalan ada jalur alternatif agar kita
tidak melewati jalur tersebut, yang kemungkinan dengan berjalannya waktu
sejarah bapa tere dari para pendaki akan perlahan hilang karena telah di
bukanya jalur memutar agar tidal melewati bapa tere.
Pos 8 Batu Lingga
(2.200 mdpl)
Pos Batu Lingga |
Dari bapa tere pos selanjutnya yaitu pos batu lingga, di pos
ini pun cukup 3 tenda bisa di dirikan namun cukup banyak juga cerita mistis di
pos yang satu ini, termasuk si Kakek batu lingga X_X . dari batu lingga track
selanjutnya cukup datar lumayan tidak terlalu curam kemiringannya, dari pos
bapa tere ke batu lingga hanya di tempuh sekitar 1 jam perjalanan, kembali
karena kami hanya membawa 2 daypack.
Pos 9 Sangga Buana I
(2.500 mdpl)
Pos Sangga Buana I |
Dari Batu lingga ke sangga buana satu di tempuh sekitar 1
jam lebih perjalanan kembali menanjak kita sampai di sangga buana 1 di pos ini
pun ada area cukup luas untuk mendirikan tenda.
Pos 10 Sanga Buana II
Pos Sangga Buana II |
Ditempuh sekitar 1 jam perjalanan menanjak dari sangga buana 1, dari pos ini view yang di suguh kan sangat luar biasa karena di pos ini area
hutan mulai terbuka dan track yang di lalui pun sudah mulai berbatu, namun
kemiringannya tambah curam usahan nyari pijikan kaki yang kuat agar tidak
terpeleset.
Track Sangga Buana II - Pengasinan |
Pos 11 Pengasinan
(2.800 mdpl)
Untuk mencapai pos terakhir ini track yang akan kita lalui
sangat terjal dan berbatu, track yang semakin terbuka membuat pendakian akan
semakin menguras tenaga, tapi view yang di dapat pun tambah indah dan luar
biasa, dari track ini kita bisa melihat kota cirebon dan pantai cirebon,
sungguh indah view yang kita dapat di track ini, sekitar sejam kita bisa
mencapai pos pengasinan dari sangga buana 2.
Pos Pengasinan |
Di Pos ini ternyata ada kubangan karang yang nenampung air
hujan bersih tepat di bawah sebelah kanan dari pos pengasinan. Dari pos ini pun
view yang di suguhkan akan semakin indah, ISOMA di pos ini pun sangat tepat
karena selain tersedianya air, tempat yang luas dan tentunya view yang indah
pun melengkapi istirajat kita di pos ini.
Puncak Gunung Ciremai
3.078 Mdpl
Puncak Ciremai |
Dari pos terakhir untuk bisa mencapai puncak di lakukan
tracking kurang lebih satu jam perjalanan lagi tentunya tergantung fisik
masing2, selain karena track nya yang terjal dan berbatu selama tracking pun
kita bisa melihat pemandangan kota cirebon dan pantainya sehingga akan
membutuhkan banyak istirahat untuk menikmati pemandangan tersebut.
Kawah Gunung Ciremai |
Dan Alhamdulillah sekitar jam 2 siang kami pun mencapai
puncak, kembali saya di ridhoin untuk melihat Keagungan dan Kebesaran ciptaan Sang Khaliq, kembali takjub melihat
semuanya ciptaan nya yang begitu luar biasa dan indah sunguh kesempatan yang
luar biasa telah ALLAH S.W.T berikan kepada kami, semoga dengan ini kami merasa
lebih rendah hati dan tambah sadar bahwa semuanya yang kita miliki dan semua
ciptaannya wajib kita syukuri wajib kita jaga dan lestarikan ke indahan nya,
semoga kembali kami di beri kesempatan untuk melihat kembali Keagungan dan
Kebesaran CiptaanNya .. Aminn O:)
Sekian petulangan saya di Pendakian Gunung Ciremai, Semoga
bermamfaat dan memberikan kita semua motivasi untuk lebih bisa mencintai dan
melestarikan alam dan semua CiptaanNya.
Saran dan komentarnya sangat saya harapkan ...
Calang, Gepeng, Defri, Saya, Dika |
Share Cost :
1. Bis Luragung dari Pamulang Rp. 160.000 PP / dari Kampung
Rambutan Rp. 130.000 PP
2. SIMAKSI Rp. 50.000/orang
Baca juga petualangan saya di :
Sign up here with your email
ConversionConversion EmoticonEmoticon